BOGOR, MEDIAPOLRINEWS – Sebuah video amatir berdurasi 49 detik viral dan menyoroti dugaan prosedur tidak tepat dalam proyek betonisasi jalan di Kampung Gunung Batu, Desa Sukaharja, Kabupaten Bogor. Video yang diunggah oleh warga tersebut menampilkan keluhan terkait absennya proses pemadatan tanah sebelum pengecoran jalan, sebuah langkah krusial untuk menjamin kualitas konstruksi. Selasa, (22/09/2025).
Dalam video tersebut, seorang warga mendokumentasikan lokasi proyek yang didanai melalui Bantuan Keuangan Infrastruktur Jalan Desa (Bankeu) APBD Kabupaten Bogor. Ia menyatakan kekhawatiran bahwa tanpa pengerasan atau pemadatan dasar yang memadai, kualitas dan daya tahan jalan ke depan patut dipertanyakan.
”Ini ada jalan desa nih, yang ini kan sudah di Cor (beton). Anggaran Samisade (Bankeu) dibagi dua titik. Yang saya komplain, jalan ini seharusnya sebelum diCOR ada pengerasan dulu. Kenapa ini tidak ada pengerasan? Apakah bakal bagus jalan ini langsung di cor? Itu pertanyaan saya,” ujar warga dalam video tersebut, seperti dikutip dari rekaman.
Proyek yang disorot merupakan lanjutan dari tahap pertama betonisasi jalan sepanjang 700 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 sentimeter. Pada tahap awal tersebut, disebutkan bahwa anggaran yang dihabiskan mencapai Rp 530 juta.
Warga mengkritik adanya dugaan bahwa pemadatan dasar jalan juga tidak dilakukan secara optimal pada tahap pertama pembangunan.
Hal ini kembali di soroti oleh pengamat sosial, Dhermawan, Ia menegaskan Kekhawatiran ini tidak hanya menyangkut soal aspek teknis kualitas jalan, tetapi juga menuntut transparansi dan akuntabilitas kinerja Pemerintah Desa (Pemdes) Sukaharja dalam mengelola alokasi dana bantuan tersebut.”ucapnya saat dimintai tanggapan.
”Jelas, Warga mempertanyakan prosedur dan pengawasan yang diterapkan, menilai hal ini berpotensi mempengaruhi umur dan kestabilan infrastruktur yang dibangun.”pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemdes Sukaharja maupun pihak terkait di Pemerintah Kabupaten Bogor mengenai temuan dan pertanyaan yang diangkat warga ini. Sorotan dan viral ini diharapkan mendorong penjelasan yang komprehensif dan tindak lanjut yang jelas untuk memastikan penggunaan anggaran publik berjalan sesuai dengan prosedur dan standar teknis yang berlaku.
(**)
Editor: Av
