• Sab. Mei 30th, 2026

Media Polri News

Cepat Tepat Akurat

Miris!! Upah Belum Di Bayarkan Sampai 2 Minggu, Pekerjaan Pembangunan Kelas Baru SMPN 1 Jonggol Diduga Abaikan Hak Pekerja

BOGOR, JONGGOL – Dinas Pendidikan (Dispen) Kabupaten Bogor telah Gelontorkan dan untuk renopasi dan pembangunan pasilitas sekolah Negeri 1 SMPN Jonggol yang ada di Pemkab Bogor. Seharusnya anggaran tersebut sudah tercover untuk membayar upah pekerja.

Pasalnya Para pekerja borongan Tersebut sebanyak 15 orang yang telah ditelantarkan oleh CV AM yang mana mantan pekerja itu sampai saat ini belum menerima upah namun CV AM tersebut malah memperkerjakan dengan pekerja borongan baru, Menurut informasi yang di peroleh kontrak borongan belum selesai hal tersebut di keluhkan oleh beberapa mantan pekerja pembangunan kelas baru SMPN 1 Jonggol tersebut dari anggaran dinas pendidikan (Dispen) kabupaten Bogor. Jum’at, (9/12/2022).

Perlu diketahui, Pekerjaan yang di borongkan kepada salah satu CV tersebut memakan anggaran tidak sedikit. Anggaran yang di borongkan nominal Rp. 925.600.000.00,- (Sembilan ratus dua puluh lima juta enam ratus ribu rupiah). Terlihat di papan kegiatan pengerjaan pembangunan ruang kelas baru SMPN 1 Jonggol tersebut dimulai 13 September 2022 sampai 27 Desember 2022.

Sebagai konsultan pengawas CV AM itu adalah CV W Tohaga yang beralamat Jl. Kenari Permai Blok DD No.14. Menurut informasi Masa kerja sesuai kontrak terhitung tinggal 20 hari lagi awal mula perjanjian kerja sampai selesai. Namu belum rampung sesuai perjanjian awal para pekerja sudah tidak lagi di libatkan dalam pembangunan pekerjaan ruang kelas baru SMPN 1 Jonggol itu bahkan mirisnya hak nya (upahnya) belum di bayarkan.

Menurut keterangan dari salah satu warga,
“Ini yang kerja teh sudah sangat lama belum menerima upah (Gajih), Mandornya setiap dicari tidak ada di tempat pergi pergian terus, hanya janji janji saja sampai skarang belum di bayarkan,”Paparnya

“Iya sudah 2 Minggu belum menerima upah (red), sebagian temen temen sudah pulang sya belum bisa pulang karna belum punya uang, sampai saat ini belum di bayarkan upah saya sama Mandornya.”Keluhnya Inisial T melalui telpon seluler.

( Tim/Red)

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *