BANGLI, MEDIAPOLRINEWS — Pemerintah Kabupaten Bangli menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Bangli terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam Rapat Paripurna yang digelar pada Senin (26/10/2026). Jawaban pemerintah dibacakan langsung oleh Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar.
Ketiga rancangan peraturan yang dibahas mencakup pembentukan Desa Persiapan Lumbuan menjadi desa definitif, penyertaan modal daerah pada PT Penjaminan Kredit Daerah Bali Mandara (Perseroda), serta penyertaan modal daerah kepada PT Bank Pembangunan Daerah Bali.
Dalam penyampaiannya, Wabup I Wayan Diar menyampaikan apresiasi atas pandangan, masukan, dan catatan kritis yang disampaikan seluruh fraksi DPRD. Ia menegaskan bahwa masukan-masukan tersebut menjadi bagian penting untuk menyempurnakan kebijakan daerah agar lebih tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Terkait rencana pembentukan Desa Lumbuan menjadi desa definitif, Pemkab Bangli menekankan bahwa langkah ini akan tetap berpedoman pada pemenuhan persyaratan hukum, kesiapan pemerintahan desa, serta dukungan anggaran dan pembangunan yang memadai. Tujuannya tak lain untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Sementara itu, penyertaan modal kepada PT Jamkrida Bali Mandara diharapkan dapat memperluas akses penjaminan kredit, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Bangli. Adapun penyertaan modal kepada BPD Bali diarahkan untuk mendukung pembiayaan sektor-sektor produktif seperti pertanian, perdagangan, UMKM, dan pariwisata. Pemkab juga menegaskan bahwa langkah ini akan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah serta prinsip tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Mengakhiri penyampaiannya, Wabup I Wayan Diar berharap pembahasan ketiga Raperda tersebut dapat berjalan lancar melalui sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD, sehingga lahir peraturan yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bangli. (Jro’budi)
