• Sen. Jul 6th, 2026

Media Polri News

Cepat Tepat Akurat

Perwira TNI AU Aris Toteles Sufiuddin Resmi Raih Gelar Doktor di Unpad, Angkat Isu Kesetaraan Gender dalam Misi Perdamaian Dunia.

ByRedaksi MPN

Jul 6, 2026

BANDUNG, MEDIAPOLRINEWS — Perwira aktif TNI Angkatan Udara (TNI AU), Aris Toteles Sufiuddin, resmi menyandang gelar Doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Promosi Doktor (SPD) Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, pada Rabu (1/7/2026).

‎Dalam sidang yang dipimpin langsung oleh Dekan FISIP Unpad, Prof. Dr. Mohammad Benny Alexandri, Dr. Aris Toteles memaparkan penelitian strategis berjudul “Kemauan Politik Pimpinan TNI AU untuk Membangun Kesetaraan Gender dalam Penempatan Personel pada Misi Perdamaian Dunia.”

‎Penelitian ini menyoroti pentingnya komitmen pimpinan TNI AU dalam mengintegrasikan perspektif gender guna mengoptimalkan keberhasilan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

‎Dr. Aris memaparkan bahwa keterlibatan personel perempuan di lapangan memberikan dampak signifikan terhadap efektivitas resolusi konflik dan pemulihan pascakonflik melalui pendekatan yang lebih humanis, empati, dan persuasif.

‎”Gelar doktor ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Saya berharap hasil penelitian ini dapat menjadi masukan konstruktif bagi kebijakan organisasi, sehingga semakin banyak personel termasuk prajurit perempuan yang memiliki kesempatan mengabdikan diri pada misi perdamaian internasional secara profesional dan berkeadilan,” ujar Dr. Aris Toteles.

‎Disertasi ini mendapat perhatian khusus dari berbagai tokoh nasional karena dinilai berani dan membawa perspektif baru di lingkungan militer.

‎Prof. Connie Rahakundini Bakrie (Pengamat Pertahanan), Ia Menilai langkah Dr. Aris sebagai tindakan berani karena mendorong isu kesetaraan gender saat masih berstatus sebagai prajurit aktif.

“Sangat membanggakan. Saya berharap penelitian ini diarahkan menjadi bagian dari doktrin militer sehingga terjadi perubahan nyata. Hasil disertasi ini perlu disampaikan ke Komisi I DPR RI dan Kementerian Pertahanan sebagai bahan pertimbangan kebijakan,” tegas Prof. Connie.

‎Neti (Anggota Komisi IX DPR RI) juga Mengapresiasi gagasan Dr. Aris yang mendobrak stigma. Menurutnya, isu gender yang biasanya disuarakan perempuan, kini justru diinisiasi oleh seorang perwira pria. Pendekatan komunikasi dan empati prajurit perempuan di wilayah konflik dinilai akan menjadi nilai tambah diplomasi perdamaian Indonesia di kancah global.

‎Kelancaran studi dan sidang ini tidak lepas dari dukungan penuh institusi. Sebelumnya, Dekan FISIP Unpad telah mengantongi izin resmi dari Panglima Kogabwilhan III melalui Surat Nomor 10305/UN6.G/PK.03.09/2026.

‎Dalam jalannya sidang, Ketua Sidang didampingi oleh Ari Ganjar Herdiansah, Ph.D., selaku Sekretaris Sidang sekaligus Ketua Promotor, bersama jajaran oponen ahli dan guru besar Unpad.

‎Keberhasilan Dr. Aris Toteles Sufiuddin diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh prajurit TNI untuk terus meningkatkan kapasitas ilmu pengetahuan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam misi perdamaian dunia yang inklusif dan berkeadilan.(Rn/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *