• Sel. Apr 21st, 2026

Media Polri News

Cepat Tepat Akurat

Krematorium Bebalang Bangli Hadirkan Solusi Modern untuk Upacara Ngaben, Tetap Patuhi Tradisi Adat

ByRedaksi MPN

Jul 24, 2025


BANGLI, BALI, MEDIAPOLRINEWS – Krematorium Sagraha Mandrakantha Santhi di Desa Bebalang, Bangli, resmi beroperasi sebagai alternatif modern bagi masyarakat Hindu dalam melaksanakan upacara ngaben. Kehadiran fasilitas ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan tradisi, melainkan memberikan pilihan bagi keluarga yang menghadapi kendala adat atau keterbatasan di banjar setempat.

Krematorium Bebalang Bangli telah dilengkapi dengan area yang asri dan fasilitas nyaman. Sebagai tempat suci, krematorium ini telah melalui proses pemelaspasan (penyucian) dengan mendirikan pelinggih (tempat pemujaan) untuk Ida Betara Dalem dan Dalem Praja Pati.

‎Pelaksanaan ngaben di krematorium ini bersifat fleksibel dan dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan keluarga. “Keluarga boleh memilih sulinggih (pemimpin upacara) sesuai keinginan, meski ada ketentuan khusus jika berasal dari luar Bangli,” jelas I Nyoman Karsana, SE, Ketua Yayasan Krematorium.

‎Krematorium Bebalang Bangli menawarkan tiga tingkatan paket ngaben, Swasta Geni Rp16.000.000, Pranawa Rp20.000.000., Utama Ngewangun Rp27.000.000.

‎Prosesi ngaben tetap mengikuti aturan adat, meski dengan penyesuaian modern. Keluarga dapat memilih untuk melaksanakan seluruh rangkaian upacara di krematorium atau menggabungkannya dengan prosesi di rumah duka. Selain itu, tersedia layanan Atma Wedana Ngelanus (pembersihan roh) dengan paket terpisah.

‎Nyoman Karsana menegaskan, kehadiran krematorium ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat tanpa meninggalkan nilai-nilai adat. “Kami menghormati tradisi, tetapi juga perlu beradaptasi dengan perubahan zaman,” ujarnya.

‎Ia juga menekankan pentingnya penyesuaian awig-awig (aturan adat) dan perarem (keputusan bersama) agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

‎Dengan adanya krematorium ini, diharapkan masyarakat Hindu di Bali memiliki opsi yang lebih praktis dan terjangkau untuk melaksanakan ngaben, tanpa mengabaikan nilai-nilai spiritual dan kebudayaan.


(Reporter: jrobudi)

Editor : Zen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *