• Kam. Mei 21st, 2026

Media Polri News

Cepat Tepat Akurat

Ali Wongso : Mahasiswa Dari Generasi Z Wajib Merawat Idealisme dan Militansi

BOGOR, MEDIAPOLRINEWS.COM – (Fokusmaker) Forum komunikasi studi mahasiswa kekaryaan mengadakan rapat kerja cabang (Rakercab) oleh badan koordinasi cabang (Bakorcab) Kabupaten Bogor tahun 2023, acara tersebut selama dua (2) hari dari hari Jum’at (27-28) Januari. Acara tersebut di ikuti kurang lebih 80 peserta mahasiswa mahasiswi dari universitas – universitas terbaik di seluruh Indonesia. Memulai acara dengan menyanyikan Indonesia raya pada pukul 13.00 Wib sampai selesai, Jum’at, (27/01/2023).

Mahasiswa adalah garda terdepan dalam mengawal dan mengamankan perjalanan bangsa meraih cita-cita mencapai Indonesia emas pada tahun 2045. Demikian Ali Wongso, Ketua Umum Depinas SOKSI penyampaiannya di forum Kaderisasi & Rakercab yang diadakan Badan Koordinasi Cabang Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan (Bakorcab FOKUSMAKER) Di Jimmers Mountain Resort, Cijulang Cisarua Kabupaten Bogor.

Adapun forum kegiatan tersebut mengambil tema “Menguatkan Energi Cemerlang Menuju Kecerdasan Berorganisasi”. Ditempat acara Ir. Ali Wongso memaparkan bahwa berbagai prestasi telah ditorehkan oleh pemerintahan Jokowi. Juga percepatan pembangunan diberbagai bidang tengah berlangsung.

“Namun kita juga tidak menutup mata terhadap berbagai kelemahan dan kekurangan yang masih terjadi. Kelemahan yang terjadi selama era reformasi meski itu adalah amanat reformasi, seperti halnya KKN; korupsi, kolusi dan nepotisme yang masih terjadi, bahkan semakin parah,”urai Ketua Dewan Pembina Fokusmaker itu.

Dalam hal pemberantasan korupsi misalnya, kita harus mampu melihat utuh persoalannya mulai dari hulu hingga hilir. Persoalan di hulu antara lain; budaya yang tergerus; sistem pendidikan yang belum optimal, hingga sikap apatis masyarakat. Sedangkan di hilir dengan bentuk OTT, Operasi Tangkap Tangan, selain tidak kondusif dalam investasi, juga belum berdampak efektif untuk pemberantasan korupsi secara terukur, urai Ali Wongso seraya mengutip pernyataan Menkomarives, Luhut tentang OTT, baru-baru ini.

Dalam menghadapi kekurangan yang masih terjadi, mahasiswa harus mampu melihat dan mengobservasi keadaan. Selanjutnya memetakan persoalan untuk kemudian melakukan tindakan.

Dengan terus belajar dan mengasah diri dalam melihat, menganalisa, dan memetakan persoalan niscaya tindakan mahasiswa akan sesuai dengan cita-cita dan harapannya, lanjut Ali Wongso.

Mahasiswa perlu Harapan besar kita bisa melahirkan kader-kader baru yang potensial yang punya kecerdasan yang memikirkan perkembangan dan kemajuan. Sehingga Kader-kader Fokusmaker di kabupaten Bogor menjadi agen perubahan untuk kemajuan dan perkembangan khusus nya di kabupaten Bogor.”

Mahasiswa perlu terus konsisten mendasarkan langkah perjuangannya pada 5 hal yang saling terkait, yaitu; idealisme, moral, militansi, intelektual, dan profesionalisme.
Dengan demikian peran partisipasi mahasiswa dalam pembangunan, khususnya dalam posisinya sebagai garda depan pembangunan akan berdaya guna secara optimal, tandas Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar itu.

Kehadiran Ali Wongso didampingi beberapa pengurus Depinas SOKSI, al; Ansari, Valentino, Irfan, Prasetyo, Dondi, Yogi dan Yacub. Sementara itu Edi Koswara, ketua Fokusmaker Bogor, menyampaikan bahwa 2 hari Kaderisasi ini diikuti 85 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Bogor, Eka Koswara berharap dari Kegiatan tersebut,

“Harapan besar kita bisa melahirkan kader-kader baru yang potensial yang punya kecerdasan yang memikirkan perkembangan dan kemajuan. Sehingga Kader-kader Fokusmaker di kabupaten Bogor menjadi agen perubahan untuk kemajuan dan perkembangan khusus nya di kabupaten Bogor”. Tutupnya.

( *)

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *