• Sab. Jul 20th, 2024

Media Polri News

Cepat Tepat Akurat

Ratusan Buruh Demo di Klapanunggal !! Gaji 5 Bulan Belum Dibayar, Koordinator Aksi : Unjuk rasa ini adalah bentuk protes kami kepada PT LEKJ

KABUPATEN BOGOR. KLAPANUNGGAL, MEDIAPOLRINEWS  | Ratusan karyawan PT Lantai Emas Kemenangan Jaya (LEKJ) melakukan aksi unjuk rasa. Lantaran Upah selama Lima (5) bulan tak kunjung dibayarkan. Akibat Janji palsu management PT LEKJ ratusan karyawannya (Buruh) melakukan Demo, Atas ulah manajemen Perusahaan tersebut Ketua DPC Kabupaten Bogor Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan dan Gas Bumi (Ketua DPC FSP KEP KAB. BOGOR) mengecam keras management PT LEKJ.

Adanya aksi demo tersebut diduga PT LEKJ melanggar UU Ketenagakerjaan dan perlunya perhatian serius dari dinas terkait di Kab. Bogor ini, ratusan karyawan PT LEKJ melakukan demonstrasi adalah bentuk kekompakan sebuah wadah organisasi serikat pekerja dari FSP KEP wilayah Kabupaten Bogor,

Ketua DPC FSP KEP Kab. Bogor Mujimin, SH turut dampingi Agus S selaku ketua perwakilan Unit Kerja (PUK SPKEP, PT LEKJ) bersama ratusan peserta demo lainnya, aksi unjuk rasa tersebut meminta agar tuntutannya segera dipenuhi. Unjuk rasa berlangsung didepan PT LEKJ Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor Jawa Barat, Pada Jum’at, (21/06/2024).

Dalam pantauan awak media di lokasi, terlihat Ratusan buruh berdatangan dan berbaris di depan pabrik berproduksi keramik ini berjuang untuk menuntut Haknya, demo yang dilakukan ratusan buruh PT LEKJ berlangsung tertib dan berjalan kondusif. 

Pantauan Jurnalist mediapolrinews.com ada beberapa Fenomena terlihat dilokasi demo buruh kabupaten Bogor Klapanunggal ini, tentu sangat miris dan memprihatinkan. Kendati ratusan buruh PT LEKJ saat ini berjuang untuk mendapatkan Haknya. Beberapa tahun terakhir tidak sedikit perusahaan mengalami masalah mulai dari bobroknya sistem management perusahaan itu sendiri sehingga mengakibatkan perusahan-perusahaan di kabupaten mengalami Kolaps (Bangkrut) selain itu ada juga dugaan hanya untuk sekedar kamuflase management bertujuan meminimalisir pengeluaran keuangan. Hal ini pentingnya peran dinas terkait terlibat dan upgrade serta meninjau di setiap perusahaan yang ada di kabupaten Bogor. 

Terpampang spanduk sederhana di lokasi demo buruh tersebut yang mana penuh dengan makna dan arti, dalam hal ini sangat jelas Buruh di Kabupaten Bogor buruh semakin dikebiri oleh para pengusaha perusahaan yang sudah tidak memanusiakan pekerjanya. Bentangan spanduk sederhana itu bertuliskan “KAMI LAPAR” dan “TIDAK BUTUH JANJI PALSU” 

Aksi Demo tersebut menggunakan atribut organisasi federasi, Satu Unit Mobil komando (Mokom) Sound system dan Speaker serta Spanduk-spanduk tuntutan dan juga peserta aksi lainnya menggunakan ratusan kendaraan sepeda Motor berkumpul tertib orasi mengemukakan pendapat, aspirasi dan melakukan aksi sesuai tuntutannya. 

Buruh bersatu tak bisa dikalahkan, walau hujan badai akan dilaluinya dan pantang pulang sebelum menang itulah Buruh, tentu kata-kata itu selalu melekat di tubuh para aktivis buruh yang melawan ketidakadilan dan penindasan serta pembodohan terhadap buruh oleh oknum pengusaha yang tidak bertanggung jawab. 

Kendati demikian, unjuk rasa di hari ketiga masih alot pihak manajemen PT LEKJ tidak bisa memenuhi tuntutan karyawan. Aksi demo tersebut sudah berjalan tiga hari yang dilakukan Karyawan PT Lantai Emas Kemenangan Jaya (LEKJ), aksi demo sejak Rabu, 19 Juni sampai hari Jum’at ini namun Agus selaku Ketua PUK tetap Optimis bahwa buruh bersatu takkan bisa dikalahkan,

Aksi demo itu mendapat pengawalan dari aparat kepolisian Polsek Klapanunggal, personil Polsek Klapanunggal yang berjaga guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,Banyaknya puluhan personil dari Polsek Klapanunggal bersiaga dan bersama Kapolsek Klapanunggal Iptu Silvi Adi Putri turut hadir mengawal ke lokasi pendemo,

 “Kami hanya mengepam saja red”,Singkat Iptu Silvi Kapolsek Klapanunggal. 

Agus S Ketua Serikat PUK PT LEKJ sekaligus Koordinator Aksi, mengatakan bahwa pihaknya menuntut perusahaan agar segera membayarkan hak-hak karyawan sekalipun karyawan yang sudah meninggal dunia harus dibayarkan. 

“Kami menuntut hak kami 5 bulan gaji yang belum dibayarkan, karyawan yang sudah di-PHK tahun 2019, 2021 dan 2023 hak mereka juga belum jelas dan nasib mereka masih jauh dari kata harapan pasti, juga pesangon karyawan baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia,”Kata Agus Ketua PUK FSP KEP PT LEKJ dan juga selaku Korlap Aksi Unjuk Rasa, kepada wartawan (21/6). 

Selain itu, kata Agus pihaknya menilai bahwa perusahaan PT LEKJ dalam hal ini telah ingkar janji/wanprestasi dan lalai dari MOU/perjanjian yang sebelumnya sudah disepakati bersama. “Unjuk rasa ini adalah bentuk protes kami kepada pihak manajemen PT LEKJ yang sudah berulang kali lalai dalam pembayaran yang sudah dijanjikan dan telah disepakati bersama-sama sebelumnya,”Jelas Agus, 

Pihaknya akan melakukan aksi yang lebih besar lagi di kantor pusat PT LEKJ di Jakarta dan bersumpah dalam aksinya nanti akan membawa anak istrinya, dalam hal tersebut Agus berharap, “Dengan adanya aksi demo ini semoga pihak perusahaan segera membayarkan semua upah (gaji) karyawan LEKJ beserta hak-haknya,kurang lebih sebesar 1,5 milyar, akan tetapi pihaknya tidak ingin diangsur, dan Agus menegaskan.

“kami tidak mau dicicil seperti yang sudah terjadi sebelumnya. Namun jika hal ini diabaikan maka aksi tersebut akan terus dilakukan sampai tuntutan kami dipenuhi, syukur-syukur tuntutan kami bisa diketahui oleh pemerintah pusat”,Jelas Agus S Ketua PUK PT LEKJ

Selanjutnya, Ketua DPC FSP KEP Kabupaten Bogor Mujimin, SH., bersama pengurus pengurusnya dan beserta jajaran peserta Aksi unjuk rasa lainnya. Jimy sapaan akrabnya mendukung dan selalu support kepada seluruh anggotanya di tiap PUK, yang mana saat ini PUK PT LEKJ tengah melakukan aksi demo menuntut Hak-haknya. Mujimin semoga semua tuntutannya menemui titik terang, sehingga hak hak buruh pekerja/karyawan PT LEKJ bisa terpenuhi, 

“Semoga ada itikad baik dari pihak perusahaan, untuk sesegera mungkin menyelesaikan permasalahan ini,akan tetapi jika tidak ada itikad baik, maka kami akan terus memperjuangkan hak rekan-rekan PUK PT LEKJ sampai tuntutannya dipenuhi,”Tegas Mujimin Ketua DPC FSP KEP Kabupaten Bogor.

Selanjutnya kata Mujimin,Ratusan peserta aksi demo karyawan PT. LEKJ tersebut terjadi karena pihak perusahaan tidak memenuhi tanggungjawab terhadap karyawan nya, bahkan ironisnya lagi ada dugaan hak-hak karyawan yang sudah meninggal dunia pun tidak menerima haknya (belum terbayarkan). 

Dalam hal ini PT. LEKJ patut diduga telah melanggar UU No 13 Tahun 2003 Pasal 62 dan pasal 88 ayat 1. Serta diduga kuat melakukan pelanggaran pidana. Sehingga sanksi yang diberikan dapat berupa hukum pidana penjara atau denda hingga ratusan juta,

Mujimin menjelaskan dalam aksi temen-temen PT LEKJ ini adalah menuntut kepada pimpinan manajemen PT LEKJ. Karena terkait sudah Lima (5) bulan upah yang belum terbayarkan, Sekali lagi kami meminta kepada management LEKJ, Mereka butuh makan, Mereka butuh biaya hidup jadi jangan mengatakan pengusaha LEKJ adalah tidak punya duit. Itu Bohong !! padahal asetnya dimana-mana. “Betull” sahut ratusan peserta aksi buruh yang berdemo. 

Lanjutnya, Jadi jangan korbankan kami, temen-temen kami untuk menahan lapar berbulan-bulan, ingat kami gak sanggup”,Keluhnya. 

Kemudian Jimy mengingat kepada pihak management bilamana dalam tuntutannya tidak dipenuhi menurutnya, ini adalah awal kegiatan teman-teman PT LEKJ ada tindakan-tindakan yang notabenenya yang akan kita lakukan lebih masip lagi kita akan mengajak temen-temen kami yang di 38 PUK untuk bisa bersama-sama hadir disini”,Tegasnya.

Lanjut kata dia, Jadi kalau ada akses tertutup, harap mohon !! Dan mohon maaf bukan kami, yang menutup akses, tidak ! Tapi inilah dampak kepedulian kami terhadap rekan-rekan yang ada di PT LEKJ, Tolonglah,,,, jangan salah kan kami,”Tandasnya.

Selain itu, Mujimin menegaskan kepada manajemen perusahaan untuk lebih serius menyikapi permasalahan tentang tuntutan karyawannya, Tolonglah, !! Pak Ashari, tolong pak, Pak Syarif Tolonglah Ini anak-anak bapak juga ‘Mereka butuh makan”.Harapannya.

Tambah Mujimin tidak mempercayai pihak PT LEKJ tidak memiliki uang, “Bohong kalau manajemen tidak punya duit. BOHONG, dimana-mana kalau kerja, Mereka butuh upah dibayarkan, Bahkan ada teman kami yang sudah meninggal sampai sekarang belum terbayarkan”, Ucapnya. 

Mujimin meminta perusahaan untuk bisa segera tolong dipercepat, “Seharusnya hati nuraninya dikedepankan jangan egois saja, anda sebagai seorang pengusaha tapi mengorbankan keluarga kami, anak-anak kami, kami tidak terima dengan hal itu”,Jelasnya.

Lanjut, Mujimin kembali memperingatkan bilamana pihaknya tidak mendapatkan respon baik,akan melakukan aksi akbar didepan kantor pusat di Jakarta. ‘Makanya kegiatan kami kalau disini tidak mendapatkan respon yang positif, Mohon maaf kami akan melakukan aksi ke pusat, di Jakarta. Kita akan membawa anak-anak kami datang ke kantor pusat untuk menuntut keadilan yaitu Upah yang Harus Dibayarkan”,Jelasnya.

Selanjutnya, Pihaknya akan menempuh jalur secara hukum bilamana PT LEKJ tidak kooperatif dan tidak bertanggungjawab, “Jalur secara hukum akan kita tempuh, apabila perusahaan disini tetep bandel”,Kata Mujimin. 

Selain itu, menurut Mujimin. Pihak pengusaha pernah melakukan beberapa pelanggaran Karena ada beberapa pelanggaran-pelanggaran yang sudah dilakukan manajemen PT LEKJ, kalau mau jalur hukum ayo jalur hukum kita juga punya akses untuk kesana”, Pungkasnya. 

Jimy kembali menegaskan, “Kami minta kesadaran, kearifan, bukakan pintu terkait nasib teman-teman kami karena anak-anak kami sudah Laper pak, !! karna sudah LIMA BULAN TIDAK DIBAYAR, Kita bicara kemanusiaan. Bapak boleh kaya berusaha disini tapi inget HAK, KERINGAT TEMEN-TEMEN HARUS TERBAYARKAN terkait dengan Upah Tersebut”,Tukasnya 

Diakhir kata Preskon Mujimin, SH saat di lokasi Unjuk rasa mengingatkan beberapa pesan penting ke seluruh anggota yang hadir mengikuti aksi demo PT LEKJ, 

“Teman-teman harus tetap kondusif proses tetap berjalan kalau kita harus menempuh jalur secara hukum, kita akan tempuh jalur hukum.Yang penting adalah teman-teman jangan melakukan tindakan hal-hal yang notabenenya merugikan bagi temen-temen sendiri”,Harapnya.

Diketahui PT LEKJ merupakan perusahaan berproduksi Keramik dengan merek Industri Keramik Centro Batu Alam yang beralamat di wilayah Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sementara pihak perusahaan Lantai Emas Kemenangan Jaya dikonfirmasi belum bisa dijumpai. Adapun hasil mediasi dengan pihak perusahaan pada Jum’at belum menemui hasil (Dead lock). Dalam pantauan awak mediapolrinews.com Aksi Demo ratusan Buruh di Kec. Klapanunggal tersebut berjalan tertib dan kondusif.

Laporan Jurnalist Yunus

Editor : ZPK

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *