Sawahlunto_MediaPolriNews.Com | Kuat dugaan telah terjadi Mark’up dan manipulasi dan Fiktif SPj Belanja Bantuan Operasional Sekolah Pendidikan (BOSP) tahun 2024 dan 2025 di SMAN.1 Sawahlunto.
Hal ini di sampaikan oleh Almar Juan, SH selaku advokasi hukum Front Aliansi Rakyat Anti Korupsi (FARAK) kepada wartawan (11/10/26) di Padang terkait dugaan penyalagunaan dana BOSP dan pungli Komite berkedok pendidikan.
Sebagai berikut kami sajikan tahun 2024 tahap Ke 1 ;
Temuan investigasi Belanja BOSP 2024 di SMAN.1 Sawahlunto Dengan Jumlah Siswa Penerima
716 orang
Tanggal Pencairan
18 Januari 2024
Rincian Penggunaan;
penerimaan Peserta Didik baru
Rp 0
pengembangan perpustakaan
Rp 65.580.200
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
Rp 58.137.787
kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 46.326.725
administrasi kegiatan sekolah
Rp 76.297.160
pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 4.305.000
langganan daya dan jasa
Rp 38.766.615
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 180.931.500
penyediaan alat multi media pembelajaran
Rp 4.000.000
penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama
Rp 0
penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0
pembayaran honor
Rp 43.300.000
Total Dana
Rp 517.644.987.
Yang rawan terjadi korupsi di SMAN.1 Sawahlunto belanjannya, Siplah oknum kepsek mendapat diskon 25 % dari vendor setiap belanja buku, di tambah belanja Sarpas sekolahndan membuat SPj sendiri, dan kegiatan overlave tumpang tindih dari Disdik dan kegiatan BOS, SPj di buat bendahara, serta belanja PPDB. Belum lagi belanja gaji guru honorer ada yang di gunakan pakai uang komite SPjnya dana BOS. Ini hanya sebagai kecil yang kita sajikan ujar Almar Juan kepada awak media.
Sebagai berikut kami sajikan belanja BOSP tahun 2025 tahap Ke 1 ;
Temuan investigasi penggunaan belanja BOSP di SMAN 1 Sawahlunto Dengan Jumlah Siswa Penerima
730 orang
Tanggal Pencairan
22 Januari tahun 2025
Rincian Penggunaan;
penerimaan Peserta Didik baru
Rp 0
pengembangan perpustakaan
Rp 32.846.000
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
Rp 44.240.000
kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 7.218.500
administrasi kegiatan sekolah
Rp 81.877.550
pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 8.445.000
langganan daya dan jasa
Rp 38.006.814
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 83.480.700
penyediaan alat multi media pembelajaran
Rp 110.400.000
penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama
Rp 0
penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0
pembayaran honor
Rp 33.350.000
Total Dana
Rp 439.864.564.
Kami juga mendapatkan info kepsek SMAN.1 Sawahlunto sering berbohong, sanggup mengatakan ia tidak kepala sekolah lagi. Dan suka memblokir awak media kalydi konfirmasi.
Dengan data ini kita akan laporkan ke Kejaksaan Negeri Sawahlunto untuk di lakukan penyelidikan dan penyidikan dugaan praktik KKN dana BOS di SMAN.1 Sawahlunto.
Tim**
