Gambar Istimewa Red
CILEUNGSI | BOGOR, MEDIAPOLRINEWS – Meski jadi sorotan, para pengusaha pengoplosan Gas 3 Kg bersubsidi (Melon) di kirab Cileungsi Kabupaten Bogor masih lancar dan aman.
Berketetapan di Hari Pers Nasional, Insan pers yang mendapatkan informasi bahwa Pada hari Minggu 9 Februari 2025 Kapolsek Cileungsi Kompol Edison gerebek Kampung Melon di Cileungsi, diketahui Kapolsek Cileungsi yang baru baru ini menjabat di wilayah hukum kecamatan Cileungsi langsung mendatangi kampung Melon salah satu tempat yang dijadikan pengoplosan Gas bersubsidi tepatnya arah ke HKBP Kampung Kirab, Desa Cileungsi Kidul Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor Jawa Barat.
Pasalnya, Kapolsek Cileungsi langsung mendatangi lokasi yang diduga milik Berinisial SR, Kompol Edison sempat mengabadikan momen Pengoplosan gas 3 Kg bersubsidi ke Gas 12 Kg non subsidi. Meski tim awak media tidak memiliki video yang di abadikan momen tersebut di perlihatkan oleh masyarakat yang hendak melakukan peliputan.
Diketahui, Kelangkaan gas Liquified Petroleum Gas tiga Kilo Gram (LPG 3 Kg) acap kali jadi problem di beberapa wilayah hal ini tentu menjadi sorotan terutama pemerintah pusat. Diharapkan melalui program Presiden Republik Indonesia Asta Cita yakni program H. Prabowo Subianto, seluruh elemen bisa menekan dan terutama pihak aparat penegak hukum (APH) dapat memberangus pengusaha penyelewengan migas usaha ilegal dengan operandi mengoplos Gas bersubsidi ke non subsidi untuk dijadikan Bisnis.
Diduga pemilik usaha, seorang IRT separuh baya saat dikonfirmasi seakan enggan menyampaikan secara detail akan tetapi informasi yang di peroleh (red) Iya dengan nada tinggi mengatakan usaha Pengoplosannya tersebut menghasilkan Rp500 juta.
“Kalau ingin informasi, itu cari yang korupsi yang 1 triliunan bukan yang 500 juta kayak saya”,Ucap (red) menyampaikan kalimat pelaku usaha ilegal ke mediapolrinews.com
TONTON JUGA DISINI ….
Sementara salah satu tokoh setempat yang enggan disebutkan namanya bahwa kehadiran Kompol Edison adalah hanya kunjungan, “Kapolsek baru ini hanya sekedar perkenalan”,katanya.
Dirinya sudah mengetahui dan sempat dihubungi oleh warga terkait Kapolsek Cileungsi berkunjung ke salah satu tempat pengusaha pengoplosan Gas bersubsidi.
“Semua orang sini pasti informasikan ke saya terkait apapun, termasuk kedatangan Kapolsek Cileungsi yang baru. Biasa hanya ingin kenal”,katanya lagi kepada media.
Sementara, Kompol Edison Kapolsek Cileungsi yang baru menjabat beberapa Minggu saat di lokasi yang dikunjunginya tersebut menyampaikan secara tegas bahwa kedatangan dirinya ke Kampung Kirab sudah diketahui dan mengakui pelaku usaha di Cileungsi kidul katanya sudah terstruktur dan menyebut usaha Pengoplosan di Kampung Kirab adalah seperti UMKM.
“Kalian tahu kenapa saya sampai sini, karena awal mengetahui saya menggunakan Drone”,kata Edison di lokasi dengan tegas.
Masih di tempat yang sama Edison Kapolsek Cileungsi juga enggan memberikan komentar terkait kehadirannya di lokasi dan seakan alergi terhadap wartawan yang akan melakukan liputan.
Praktik penyelewengan di Cileungsi Kabupaten Bogor sudah menjadi usaha bersama warga sekitar kampung Melon ini, akan tetapi ketika pihak APH mendatangi ke lokasi sudah diketahui bisa disebut dengan istilah kucing-kucingan sehingga tidak ada aktivitas dan pihak APH gagal melakukan tangkap tangan.
Selanjutnya, di lokasi usaha ilegal itu Kapolsek sempat melarang insan pers yang akan ikut kawal masuk ke tempat (gudang), menurutnya tujuan ke lokasi pengoplosan hanya sekedar perkenalan akan tetapi pihaknya bersama jajaran Polsek Cileungsi berhasil menyita barang bukti kurang lebih Ratusan Gas subsidi 3 Kg dan Non Subsidi 12 Kg serta pipa yang dijadikan alat media penyuntikan (pengoplosan Gas) di salah satu rumah warga yang memiliki gudang dan dua (2) pintu gerbang kemudian diangkut menggunakan kendaraan truk engkel.
“Ini sebenarnya bukan pengungkapan, karna sudah berjalan lama dan sudah sering kali ditindak dilokasi tempat hamparan yang sama”,ujar Kapolsek Cileungsi.
Lanjut Kapolsek, ia juga membandingkan bahwa tempat tersebut dicontohkan seperti KAMPUNG NARKOBA yakni menurut Kompol Edison sudah terstruktur ketika kampung tersebut didatangi orang tak dikenal atau orang asing datang ke Kirab.
“Kalau kita masuk ke dalam kampung narkoba, kita lewat dilihat orang yang tidak di kenal, itu didalam sudah ada (informan) dari mulut ke mulut”, Kata Edison.
Tak hanya itu, Iya mendapatkan informasi terkait oknum yang terlibat bahkan kata dia banyak oknum telah menerima koordinasi,
“Adanya setoran dan kita perlu pembuktian, baik setoran ke oknum aparat maupun oknum wartawan atau pun oknum ormas. Mau saya buktikan lambat Laun mau saya buktikan nanti”, tegasnya.
Beberapa jam kemudian, 2 kendaraan engkel bawa Gas terlihat keluar area halaman parkir Mako Polsek Cileungsi, setelah pihak Polsek Cileungsi Kabupaten Bogor berhasil sita tabung gas subsidi dan non subsidi yang dibawa menggunakan 2 kendaraan engkel tersebut.
Awak media di lokasi Mako polsek cileungsi guna mencari informasi keterangan lebih lanjut. APH wilayah dalam melakukan penyitaan ratusan gas melibatkan 2 kendaraan truk engkel Kapolsek hanya menyampaikan belum bisa memberikan jawaban serius, menurut Kompol Edison pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,
“Masih di proses oleh Reskrim, nanti kita limpahkan ke Polres. Terkait barang bukti kita serahkan ke polres Bogor, untuk Press Rilis tunggu dari polres Bogor saja ya”,ujar Kapolsek Cileungsi Kompol Edison kepada wartawan.
(Tim/Red)
