• Sab. Jul 20th, 2024

Media Polri News

Cepat Tepat Akurat

Ketua RT Kaget, Warganya Sebagai Kepsek SMPN 2 Sukamakmur Diduga Melakukan Perbuatan Asusila dan Korup

ByRedaksi

Mar 15, 2024

BOGOR, MEDIAPOLRINEWS – Maraknya pemberitaan di media masa/medsos tetkait dugaan tindakan pelecehan seksual terhadap siswinya (AF) saat itu sebagai siswi kelas 11 SMK Kharisma Nusantara Bogor pada tahun 2015 sedangkan AS sebagai Kepala Sekolah.

Hal ini membuat kaget Makbul Ketua RT 02/01 Desa Cariu Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor.

Ditemui awak media dikediamannya Kamis (14/03/2024) Makbul mengakui bahwa AS tercatat sebagai warganya.
Makbul kaget setelah mendengar AS (50) diduga melakukan pencabulan terhadap siswinya berinisial AF (24) sejak usia 16 tahun, selain itu Makhbul juga mengetahui tindakan korupsi oleh AS.

“Kaget banget yah karena selama ini AS berlaku sopan, ramah sama tetangga, rajin ibadah, kalau ada yang minta sumbangan juga selalu ngasih, heran juga apalagi AS sebagai kepala sekolah kan terhormat dilingkungan warga kita,” ungkapnya.

“Gak disangka saja selain tindakan asusila saya mendapatkan kabar AS Korupsi dana Bos”,kata Makhbul Ketua RT.

Hubungan gelap antara Kepala Sekolah (AS) dengan (AF) berlangsung selama 9 tahun dan berakhir pada Februari 2024.

Menurut pengakuan korban berinisial AF (24) bahwa selama 9 tahun hubungan gelap dengan AS (50) tidak ada kepastian, tidak ada i’tikad baik untuk menikahi karena hanya janji-janji saja.

“Saya juga heran kenapa selama ini mau menjalin hubungan gelap dengan (AS) yang umurnya jauh lebih tua, baru sadar setelah dia terjerat dugaan korupsi dana BOS saat menjabat sebagai Kepala Sekolah SMPN 2 Cileungsi bulan Maret 2023, malah mau pinjam uang ke saya karena kata AS harus mengembalikan uang yang dikorupsi sebesar Rp.500 juta atas temuan pemeriksaan Inspektorat Kabupaten Bogor”, terangnya.

“Saya tidak tahu uang yang dikorupsi AS itu kemana, karena saat saya lulus SMK dan kerja justru AS sering meminta uang ke saya dengan alasan pinjam dulu, tapi tdak pernah dikembalikan”, ungkapnya.

“Saya baru betul-betul sadar kalau hanya dimanfaatkan AS itu pada bulan.Januari 2024, AS memberitahu bahwa saya selama ini hanya sebagai pelampiasan napsu saja, sungguh biadab dan berhati binatang itu AS, dia tidak sadar kalau anaknya perempuan semua”, pungkasnya.

Selanjutnya, menurut pengakuan warga sekitar, Pada hari Rabu (13/03/2024) saudara AS (50) mengundang para tetangga untuk buka puasa bersama dirumahnya Rt.02/01 karena warga sudah mendengar perbuatan asusila yang dilakukan AS jadi tidak pada hadir.

“Ada undangan AS untuk buka puasa bersama dirumahnya, ya mungkin maksudnya untuk menetralisir beredarnya berita dan video di Medsos, tapi ga ada yang datang”, jelasnya.

(Sby/*)

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *