BOGOR, MEDIAPOLRINEWS — Pemerintah Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, terus mematangkan pelaksanaan program Bantuan Keuangan (Bankeu) Akselerasi Tahun Anggaran 2026. Alokasi anggaran tersebut direalisasikan untuk penataan dan pengembangan fisik kantor desa guna menghadirkan pusat pelayanan publik yang representatif, modern, serta multifungsi bagi masyarakat. Senin, (12/10/2026).
Pekerjaan fisik yang menyerap anggaran sebesar Rp362.120.000 (termasuk pajak) ini dilaksanakan secara bersinergi oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) bersama warga setempat sebagai wujud partisipasi aktif dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Dalam peninjauan teknis di lapangan, tim pelaksana memastikan bahwa kekuatan struktur bangunan menjadi prioritas utama. Keterangan dari petugas Pemdes Sukanegara mengungkapkan bahwa alokasi material penopang utama bangunan khususnya pada struktur pondasi cakar ayam (footplat) dikerjakan melebihi standar perencanaan.
Pada Rencana Anggaran Biaya (RAB), spesifikasi penggunaan besi konstruksi tercatat berukuran 12 mm. Namun, fakta di lapangan menunjukkan pihak Pemdes dan TPK memilih menggunakan besi ukuran 13 mm demi menjamin ketahanan serta daya tumpu bangunan yang lebih optimal dan kokoh dalam jangka panjang.
Penguatan struktur pondasi ini dilakukan bukan tanpa alasan. Gedung kantor Desa Sukanegara ini dirancang untuk dibangun menjadi dua tingkat guna memfasilitasi seluruh elemen kelembagaan desa dalam satu area terpadu.
Lantai terpadu ini nantinya akan difungsikan sebagai fasilitas operasional bagi, Perangkat Desa Sukanegara, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat desa / Tokoh Agama, Karang Taruna / Tokoh Pemuda, Kelembagaan dan unit pelayanan desa lainnya
Sebagai bentuk komitmen keterbukaan informasi publik dan akuntabilitas anggaran, Pemdes Sukanegara memasang papan informasi proyek secara terbuka di area kegiatan agar dapat dipantau langsung oleh masyarakat.
Kepala Desa Sukanegara, Ahmad Yani, S.Pd., (yang akrab disapa Kades Teder), menegaskan pentingnya transparansi dalam setiap alokasi dana pembangunan.
”Pemasangan papan informasi ini adalah bukti komitmen kami terhadap transparansi dan akuntabilitas publik. Warga berhak mengetahui detail kegiatan dan ikut mengawasi agar hasil pembangunan ini benar-benar berkualitas serta membawa manfaat nyata,” tegas Kades Ahmad Yani.
Pada kesempatan yang sama, Kades Ahmad Yani juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Jaro atas dukungan alokasi Bantuan Keuangan Akselerasi yang menjangkau 416 desa di Kabupaten Bogor.
”Kami sangat berterima kasih atas perhatian jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor. Semoga Bapak Bupati dan Wakil Bupati senantiasa diberikan kesehatan serta kelancaran dalam memimpin percepatan pembangunan desa di seluruh wilayah Kabupaten Bogor,” tuturnya.
Dengan penataan fasilitas publik yang kokoh dan terintegrasi ini, Pemdes Sukanegara optimis efektivitas tata kelola pemerintahan desa serta kualitas pelayanan bagi masyarakat Kampung Dayeuh dan sekitarnya akan meningkat signifikan.
Membangun desa, membangun Indonesia.
(Red/**)
