• Sab. Mei 2nd, 2026

Media Polri News

Cepat Tepat Akurat

Pendidikan Kerakyatan dalam Kepemimpinan Prabowo: Sebuah Transformasi Substansial

‎Oleh: Saiful Chaniago
‎(Ketua Umum PASPROBO / Waketum DPP KNPI)

JAKARTA, MEDIAPOLRINEWS – Pendidikan pada hakikatnya adalah instrumen fundamental yang membekali manusia dengan kekuatan intelektual dan spiritual. Dalam perspektif teologis, perintah “Bacalah” merupakan manifestasi dari kewajiban manusia untuk memahami nilai-nilai kehidupan. Namun, membaca dalam konteks ini tidak sekadar mengeja literatur, melainkan sebuah proses mendalam dalam mengoptimalkan akal sehat untuk memahami realitas sosial.

Akal merupakan anugerah tertinggi yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Dalam kitab suci Al-Qur’an, urgensi penggunaan akal diingatkan sebanyak 46 kali. Hal ini menegaskan bahwa pemanfaatan akal adalah kewajiban mutlak dalam mengelola kehidupan. Manusia yang memaksimalkan rasionya secara otomatis mempertegas nilai kemanusiaannya, sementara pengabaian terhadap akal hanya akan mendegradasi martabat kemanusiaan itu sendiri.

‎Indonesia saat ini berada di bawah kepemimpinan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan melalui pendekatan rasionalitas. Sejak dilantik, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara konsisten menunjukkan arah kebijakan yang berfokus pada kepentingan rakyat di atas segalanya. Sikap ini bukan sekadar tindakan politik, melainkan sebuah ikhtiar nyata untuk menumbuhkan nilai pendidikan substansial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

‎Pendidikan substansial yang dimaksud adalah transformasi karakter dan taraf hidup manusia melalui kebijakan yang manfaatnya terukur secara nyata. Presiden Prabowo membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya terjadi di ruang-ruang kelas formal, tetapi juga melalui penguatan ketahanan sosial dan ekonomi yang memungkinkan masyarakat Indonesia hidup dengan lebih layak dan bermartabat.

‎Konsep “Pendidikan Kerakyatan” yang diusung dalam era ini mencakup dua dimensi utama:
‎1.  Dimensi Formal: Melalui program Sekolah Rakyat yang memastikan akses pendidikan yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat.
‎2.  Dimensi Kebijakan: Melalui program-program strategis yang dirancang untuk memberikan keuntungan langsung bagi rakyat.

‎Seluruh arah kebijakan Presiden Prabowo senantiasa bermuara pada kemaslahatan publik. Pendidikan Kerakyatan ini merupakan sebuah misi mulia yang selaras dengan nilai-nilai universal agama manapun yang menjunjung tinggi kebaikan di muka bumi. Dengan semangat gotong royong dan rasionalitas, langkah ini diharapkan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih edukatif dan sejahtera.

‎Jakarta, 2 Mei 2026
‎Selamat Hari Pendidikan Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *