Pemilik Toko Obat Jenis Tramadol Berkedok Kosmetik Di Jatisampurna, Intimidasi Wartawan Saat Melakukan Kontrol Sosial

BEKASI, MEDIAPOLRINEWS – Toko obat jenis golongan G seperti Tramadol dan sejenisnya di Jatisampurna Kranggan Kabupaten bekasi diduga dibekingi oleh oknum ormas. Pasalnya penjaga toko bersama oknum ormas tersebut mengintimidasi seorang wartawan saat melakukan tugas jurnalistik sebagai kontrol sosial. Rabu (12/7/2023).

Bermula dari seorang wartawan dari salah satu media online dan cetak melakukan kontrol sosial ke salah satu toko kosmetik yang diduga menjual jenis obat-obatan golongan G seperti Tramadol dan exsimer namun dua orang penjual yang mengatasnamakan dirinya dari salah satu ormas berusaha untuk menghalang-halangi dan mengintimidasi seorang wartawan tersebut.

Alex sebutan dari salah satu wartawan yang merasa diintimidasi oleh sekelompok orang tersebut mengatakan bahwasanya dirinya di bentak dan dianggap media abal-abal oleh oknum orang tersebut setelah meminta KTA hingga KTP dua oknum penjual yang mengatasnamakan dari salah satu ormas tersebut akan membawa dirinya ke polsek terdekat, namun pada saat dirinya siap untuk ke polsek terdekat dua orang oknum tersebut malah tetap memarahinya dan mengancam untuk tidak datang lagi ke toko tersebut.”ujarnya

“saya mampir ke toko tersebut untuk melakukan kontrol sosial, karena toko tersebut diduga menjual obat-obatan jenis golongan G yang tidak boleh diperjualbelikan secara bebas, namun saya malah di marahi oleh dua orang yang mengaku sebagai pemilik, dua orang tersebut juga mengaku dirinya dari salah satu ormas yang bersikap arogan dan mengancam agar saya tidak kembali lagi ke tokonya, dua orang tersebut juga mengatakan tiga toko diwilayah tersebut adalah miliknya.”ujar Alex

Kejadian tersebut penegak hukum (kepolisian) harus segera melakukan tindakan tegas terhadap toko-toko kosmetik yang menjual obat-obatan tersebut yang sangat mempengaruhi terhadap masa depan anak bangsa.

Dalam kejadian tersebut seharusnya penjual dan pembackup toko yang diduga menjual jenis golongan G Tersebut sudah memahami tugas pokok dan fungsi seorang jurnalis, diduga tidak adanya edukasi dari pihak kepolisian sebagai Kamtibmas wilayah Jatisampurna Bekasi kota atau memang perijinan toko penjual obat terlarang tersebut tidak memiliki perijinan lengkap.

(Soby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *